DESA MAPANE TAMBU
DESA MAPANE TAMBU
Obyek wisata Air Panas (Mapane)
Lokasi : Desa Mapane Tambu, Kec. Balaesang Kab. Donggala
SEJARAH DESA
- Sejarah Desa Mapane Tambu
Desa Mapane Tambu
adalah desa yang merupakan Pecahan dari Desa Tambu yang secara yuridis
ditetapkan dengan PERDA (Peraturan Daerah) Kabupaten Donggala No. 20 Tertanggal
26 Mei 2007. Awal berdirinya Desa Mapane Tambu, adalah ide dari Tokoh
Masyarakat Yang bernama Bpk. Hamdan N. Hi Mardani, S.E, Beliau sebagai
penginisiatif Pertama dan dibantu oleh Bpk. Makmur Laroe sebagai Kepala Dusun 1
Silambea Tambu saat itu, dan juga Bpk. Abjan A. Labadjo. Mereka membuat forum
pemekaran desa untuk membuat agenda rapat kerja dan susunan panitia. Dalam
rapat tersebut terdapat tiga puluh orang (30) tokoh masyarakat dalam penyusunan
agenda pemekaran yang diketuai oleh Bpk. Hamdan N. Hj Mardani, S.E, bersama Bpk
Abjan A. Labadjo sebagi Sekretaris dan Ibu Hj. Andi Ratu S. Ag (Alm) sebagai
bendahara.
Dalam agenda rapat
kerja memutuskan Nama Desa Mapane Tambu dikarenakan Kesepakatan Bersama oleh
forum dan juga karena didasari oleh ciri khusus yang dimiliki Desa ini yaitu
adanya Sumber Mata Air Panas yang dalam bahasa Daerah Kaili disebut “MAPANE”,
adapun Kata Tambu diambil dari Nama Desa Induk, sehingga terwujud Nama Desa
Pemekaran Yaitu MAPANE TAMBU. Setelah memutuskan nama desa selanjutnya
menentukan batas wilayah geografis serta sumber dana desa. Pada saat itu Dana
desa berasal dari Swadaya Masyarakat yang ada. Dan jumlah penduduk saat itu
berjumlah 250 Kk/1.500 jiwa.
Setelah PERDES diterima oleh Bupati, lalu Bupati Donggala
membuat Rancangan untuk diajukan ke DPRD Kabupaten Donggala, Maka dilakukanlah
Rapat Paripurna yang menghasilkan Panitia Khusus untuk melakukan evaluasi dan
observasi. Setelah dilakukan survey lapangan maka dikeluarkanlah surat bahwa
Desa Mapane Tambu Layak untuk dimekarkan dari Desa Induk Tambu. Desa Mapane
Tambu resmi memiliki Pemerintahan Desa sejak adanya surat keputusan Bupati
Donggala No.20 tertanggal 26 mei 2007 yang Mengatur tentang adanya Badan Perwakilan
Desa (BPD) dan Surat Keputusan Bupati Donggala tentang pengangkatan Kepala Desa
hasil pemilihan Kepala Desa Pertama kalinya. Adapun kepala desa yang telah
menjabat sebagai kepala desa Mapane Tambu dari Periode Pertama hingga sekarang
ini adalah:
Nama
|
Jabatan
|
Lama Periode (Tahun)
|
1. Febrianto Borman, S.Stp.,M.SI
|
Pejabat Sementara
|
2007 S/D 2008
|
2. Abjan.A. Labadjo
|
Kepala Desa
|
2008 S/D 2014
|
3. Asrun K. Djalaba, S. Sos., M.H
|
Pejabat Sementara
|
2014 S/D 2015
|
4. Usman Hi. Demma
|
Pejabat Devinitif
|
2015 S/D 2018
|
5. Asrun K. Djalaba, S. Sos., M.H
|
Pejabat Sementara
|
2018 S/D Sekarang
|
KEADAAN GEOGRAFI
a. Letak
Wilayah
Letak Desa Mapane Tambu adalah membujur
dari arah selatan ke utara ± 2,5 Km. Dan membentang dari barat ke timur ± 16
Km. Sehingga, memiliki luas wilayah sekitar ± 40 Km². Desa mapane Tambu
memiliki iklim yang sama dengan desa lainnya yaitu iklim Tropis dan memiliki
tingkat suhu antara 24ºC/33ºC dengan tingkat kelembapan 60% serta tekanan udara
berkisar antara ± 1011 hPa.·
Sebelah utara
berbatasan langsung dengan Desa Talaga
·
Sebelah Utara
berbatasan langsung dengan Desa Siweli
·
Sebelah Selatan
berbatasan langsung dengan Desa Tambu dan Desa Tovia Tambu
·
Sebelah Timur berbatasan
langsung dengan Desa Kasimbar, Parigi Moutong
·
Sebelah Barat
berbatasan langsung dengan Selat Makasar
b. Luas
wilayah
Desa Mapane Tambu
merupakan desa yang memiliki luas wilayah 4000 Ha.
·
Orbitasi
Orbitasi/ jarak dari pusat –pusat
pemerintahan:
-
Jarak dari pusat
pemerintahan kecamatan : 3 km
-
Jarak dari pusat
pemerintahan kabupaten : 145 km
-
Jarak dari pusat
pemerintahan provinsi : 113 km
·
Karakteristik Desa
Desa Mapane Tambu
merupakan pedesaan yang bersifat agraris, dengan mata pencaharian sebagian
besar penduduknya adalah bercocok tanah terutama sektor pertanian tanaman
pangan dengan hasil utama kelapa dan cengkeh. Sedangkan pencaharian lainnya
diantaranya nelayan dan jasa.
Jumlah penduduk di
Desa Mapane Tambu adalah ± 1199 jiwa dengan jumlah kepala keluarga 301 yang
terdiri dari 6 Dusun.
Adapun data – data kependudukan yang
kami dapatkan yaitu sebagai berikut:
No
|
Uraian
|
Jumlah Orang
|
1.
|
A.
Jumlah Penduduk
(Jiwa)
|
1199
|
2.
|
B.
Jumlah KK
|
301
|
3.
|
C.
Jumlah laki- laki
|
608
|
4.
|
D.
Jumlah perempuan
|
591
|
Tabel 1. Data Kependudukan
POTENSI
DESA
Kondisi ekonomi Desa
Mapane Tambu tidak lepas dari adanya potensi sumber daya alam yang dapat
mendukung proses peningkatan kesejahteraan masyarakat, hal ini terlihat dari
luas tanah di Desa Mapane Tambu yang sebagian besar digunakan sebagai lahan
pertanian yaitu berupa tanaman perkebunan seperti kelapa dan cengkeh sebagai komoditi
unggulannya, ditambah lagi dengan potensi hasil perikanan yang kesemuanya itu
dapat memacu dan menggerakkan pertumbuhan dan perkembangan Desa.
a. Potensi Sumber Daya Alam
Desa Mapane
Tambu merupakan salah satu dari 13 desa yang berada di kecamatan Balaesang. Luas
wilayah Desa Mapane Tambu secara keseluruhan adalah seluas 4000 Ha. Desa Mapane
Tambu berada diketinggian kurang lebih 2 sampai 150 meter diatas permukaan
laut. Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang secara topografi merupakan daerah
dataran rendah. Desa Mapane Tambu memiliki intensitas curah hujan sedang
sehingga suhu udara dapat mendukung kegiatan masyarakat dalam bidang
perkebunan. Potensi dibidang pertanian dan
perkebunan merupakan potensi unggulan yang terdapat di desa Mapane Tambu.
Komoditas kelapa, cengkeh, kakao, jagung, singkong, tanaman holtikultura sangat
dominan didukung oleh lahan yang subur, iklim yang baik serta kemampuan petani
dalam bidang pertanian yang memadai. Iklim didesa Mapane Tambu terdapat dua
musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.
Di desa Mapane Tambu
terdapat jalan utama yang merupakan aksesibilitas atau jalur penghubung yaitu
menghubungkan antar beberapa kecamatan bahkan kabupaten dan merupakan jalur
penghubung untuk memasarkan hasil perkebunan.
Potensi
sumberdaya lainnya yang juga banyak tedapat di desa kambayang diantarannya :
·
Lahan pertanian yang
bisa ditingkatkan produktivitasnya apabila ditunjang dengan pengelolaan yang
menggunakan teknologo modern
·
Lahan pekarangan masih
belum secara maksimal sehingga dibiarkan kosong
·
Wilayah yang merupakan
perkampungan sehingga sangat potensial untuk berternak, namun belum banyak
pihak – pihak yang menyentuh.
a. Sumber
Daya Manusia
Potensi sumber daya manusia
yang ada di desa Mapane Tambu masih perlu digali, berbagai tenaga trampil
dibidang pertanian, perkebunan, industri mesin pertanian, perbengkelan,
teknologi dan informasi serta lainnya merupakan modal bagi pembangunan ekonomi
dan pertanian, namun potensi ini belum bisa dimaksimalkan.
Meski desa Mapane
Tambu populasi jumlah penduduk yang tidak terlalu padat dan cepat, tetapi
sumber daya manusia yang ada cukup berkembang. Desa kambayang memiliki beberapa
tenaga trampil dibidang, pertanian, dan perternakan. Selain itu trdapat juga
industri dan jasa pembuatan meubel, perbengkelan dan ahli bidang bangunan serta
banyak lainnya. Potensi tersebut berpengaruh terhadap peningkatan di
perekonomian di desa kambayang. Selain potensi diatas banyak juga potensi
sumber daya manusia yang lainnya diantaranya :
a. Adanya
sarjana lulusan perguruan tinggi dari berbagai jurusan
b. Sumber
daya usia produktif baik lai laki maupun perempuan
c. Adanya
kader kesehatan posyandu disetiap dusun yang bisa menunjang taraf kesehatan
warga dan mengurngi resiko kematian disaat melahirkan.
d. Unsur
kelembagaan yang sudah lengkap mulai dari perangkat desa, BPD, LPM, PKK,
Posyandu dan kelompok tani.
TINGKAT
PENDIDIKAN MASYARAKAT
Tingkat pendidikan
masyarakat dari tahun ketahun terus berkembang kejenjang lebih tinggi, jenjang
tingkatan pendidikan sebagai berikut:
No
|
Tingkat Pndidikan
|
Jumlah (Orang)
|
1.
|
SD
|
331
|
2.
|
SLTP
|
184
|
3.
|
SLTA
|
163
|
4.
|
Diploma/ Sarjana
|
34
|
Data Statistik Desa Mapane Tambu 2019
KEADAAN SOSIAL
Desa Mapane Tambu
merupakan salah satu dari 13 Desa yang ada di Kecamatan Balaesan. Desa ini
terletak dipesisir Pantai Barat Kabupaten Donggala.
Kuatnya kehidupan
beragama dan buda gotong royong sangat terlihat pada kehidupan sehari-hari. Ini
disebabkan karena 98% warga desa Mapane Tambu muslim, selain itu kesamaan
sejarah, bahasa, lingkungan, menjadi ikatan kekeluargaan dan rasa
kesetiakawaanan sosial antara warga Desa Mapane Tambu cukup tinggi.
Hal
ini terbukti dengan tingginya partisipasi masyarakat baik dibidan pemerintahan
maupun dibidang pembangunan kemasyarakatan telah meningkatkan kesejahteraan
bersama
- Keagamaan
Keagamaan adalah sifat
yang terdapat dalam agama segala sesuatu mengenai agama atau usaha yang
dilakukan seseorang atau perkelompokan yang dilaksanakan secara kontinu
(terus-menerus) maupun yang ada hubungannya dengan nilai-nilai keagamaan. Di
desa Mapane Tambu memiliki penduduk mayoritas beragama islam.
Kemudian, di desa
Mapane Tambu kegiatan ke agamaan masih sangat aktif, dari kegiatan pengajian
dan ceramah agama yang dilaksanakan oleh anggota risma dan ibu ibu pkk di
masjid
- Organisasi Sosial
Di desa Mapane Tambu
terdapat beberapa organisasi-organisasi yang masih aktif dikalangan masyarakat,
diantaranya yaitu organisasi PKK yang mana organisasi tersebut di gerakan oleh
ibu-ibu yang berada didesa Mapane Tambu. Salah satu kegiatan yang masih sering
di jalankan yaitu kegiatan senam lansia. Selanjutnya, organisasi Karang Taruna
yang mana organisasi tersebut digerakan oleh pemuda-pemuda yang berada di
Mapane Tambu, yang mana organisasi tersebut mempunyai tujuan untuk merangkul pemuda
Mapane Tambu untuk bersatu dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang ada didesa
tersebut. Selain itu terdapat juga organisasi lain yaitu seperti, Risma, LPM,
Pemuda Tangguh Bencana dan lembaga adat.
- Kebudayaan
Beberapa budaya
daerah memiliki popularitas yang tinggi bahkan hingga ke mancanegara. Secara
umum budaya dibedakan menjadi 2 yaitu budaya daerah dan budaya nasional. Budaya
daerah merupakan sebuah kebiasaan yang mengandung nilai-nilai fundamental. Di
desa Mapane Tambu memiliki kebudayaan seperti acara adat yang dilakukan sesuai
suku bugis maupun kaili.
- Perekonomian
1. Perekonomian
Desa
Perekonomin yang ada di desa Mapane
Tambu merupakan aset yang besar bagi pertumbuhan perekonomian pendududk desa.
Selain mayoritas penduduk sebagai petani di desa Mapane Tambu banyak tumbuh
usaha – usaha warung, toko, peternakan., serta perikanan.
2. Kemampuan
keuangan desa
Kemampuaan
keuangan desa masih mengandalkan bantuan dari pemerintah sementara untuk
pendapatana asli desa dan bantuan pihak ketiga masih sangat kurang.
3. Prasarana
Dan Sarana Perekonomian Desa
a) Sarana
Jalan
·
Jalan desa yang
merupakan akses menuju pusat kota semua diaspal walaupun keadaan dititik titik
tertentu ada yang rusak.
·
Jalan dalam
desa/lorong belum semuannya diaspal.
b) Sarana
air bersih
Desa Mapane Tambu berada
di pesisir pantai, sebagian besar warga desa Mapane Tambu masih sulit
mendapatkan air bersih.
c) Sarana
telekomunikasi dan informasi
Dengan
banyaknya telekomunikasi yang ada seperti telepon genggam (HP), akses internet
membuat telekomunikasi menjadi lancar dan mudah. Disamping itu semua warga
telah memiliki sarana TV, Radio, atau laptop yang menjadikan pengetahuan perkembangan
jaman semakin cepat.
Desa
Mapane Tambu merupakan salah satu desa yang secara keseluruhan mempunyai
dataran yang luas sehingga sangat menunjang aktivitas ekonomi dalam perkebunan/petani.
Di desa Mapane Tambu terdapat jalan utama yang merupakan aksesibilitas atau jalur
penghubung yaitu menghubungkan antar beberapa kecamatan bahkan kabupaten dan
merupakan jalur penghubung untuk memasarka hasil perkebunan dan hasil nelayan.
Dalam
menunjang ekonomi, Desa Mapane Tambu memiliki potensi persawahan dan perkebunan
serta laut yang luas. Lapangan pekerjaan masyarakat di Desa Mapane Tambu adalah
buruh Tan, petani, nelayan, peternak, pedagang , tukang kayu, PNS, honorer, jasa, dan montir .
Dalam
Menunjang perekonomian masyarakat desa Mapane Tambu terdapat sarana
Perekonomian. Seperti : Toko, Kios, Café, dan Warung Makan. Serta terdapat juga
beberapa sarang wallet.

Komentar
Posting Komentar